Bore-up, jadi salah satu pilihan ampuh para skutiker untuk mendongkrak performa. Alasan mereka macam-macam, deh. Umumnya sih, biar enak dipakai harian. Makanya pembengkakan dapur pacu dari 130, 150, 200 bahkan 300 cc. Busyeeet.. mo ke mana Bang?
Maka enggak aneh jika hal tersebut juga menimbulkan efek samping. Salah satu yang bisa dirasakan adalah panas mesin yang terlalu tinggi akibat pembakaran dan kompresi ruang bakar yang meningkat tadi.
(more…)
Filed under: Automotive | Tags: Aftermarket, Kawasaki, KLX 150, Knalpot, Komparasi
Ganti knalpot asli dengan produk aftermarket untuk meraih best performance, masih jadi idola motormania. Seperti dilakukan pemilik Kawasaki KLX 150S. Setidaknya, ada lima produk tipe free flow di pasaran siap dipilih. Makanya, kami pun mengetesnya.
HRP
Racikan Hendriansyah. Berbahan stainless steel. Bila dicermati desain silencer mirip knalpot special engine.
Terpotong 3 bagian; leher, tengah dan silencer. Antara leher dan bagian tengah murni slip-on, sedang tengah dan silencer diperkuat per penarik. Bagian leher berdiameter 29 mm, lalu meningkat jadi 32 mm. (more…)
Semula berpikir hanya menggunakan olie rekomendasi pabrikan, tetapi hasil yang didapat kurang menyenangkan (jangan dipermasalahkan ya…semua pengguna CS1 pasti tahulah J). Akhirnya mengadakan riset kecil-kecilan tentang olie buat motor CS1. Tujuannya adalah mendapatkan performa terbaik di rentang harga kurang dari 60 ribuan. Memang di beberapa forum banyak menganjurkan penggunaan olie Motul 5100 Ester(wah kantong bisa bobolnich) , tapi harganya yang mahal walaupun kualitas tidak diragukan. Dirange harga tersebut ada beberapa nama yang direkomendasikan oleh forum-forum komunitas seperti Shell Advance VSX, Castrol, BM1, Motul 3100 dan Enduro Racing. Tetapi jarang yang menyarankan menggunakan Fastron. Olie Fastron ini terdiri dari 3 macam yaitu : Forced Synthetic(10W40), Synthetic (10W40) dan Full Synthetic (5W30). Dan yang digunakan adalah Synthetic (10W40)
Sedangkan yang sudah saya gunakan adalah Federal Ultratech 20W50, Federal Supreme XX 20W50, Federal Prime Red 10W30, Motul Multipower 20W50, Motul 15W50, Motul 3100 15W50, Fastron 10W40 Synthetic dan MPX1. Kalau dibikin kategori maka akan muncul 2 kategori olie berdasarkan harga yaitu : (more…)
Ganti knalpot aftremarket, memang jadi jurus paling jitu buat mendongkrak tenaga besutan kesayangan dengan metode praktis, plug and play (PNP). Namun agar tenaga yang dihasilkan bisa lebih maksimal, biasanya juga diikuti jetting spuyer di karburator.
Seperti diungkapkan Suar, mekanik tim balap BRT yang bermarkas di kawasan Cibinong, Bogor, Jabar, “Terutama pilot jet mesti naik 1 step. Itu jadi resep sederhana agar didapat efek yang lebih nendang, setelah ganti knalpot standar ke produk aftermarket.” (more…)
Kurang dari sebulan lagi Windows 7 dirilis. Di saat itu, kita merasakan Windows yang benar-benar “fresh”. Tampilan secantik Vista dipadu dengan kecepatan Windows XP. Sebelum instal ulang, baiknya buat cadangan dulu buat data penting — entah itu ditaruh ke CD/DVD atau disalin ke harddisk eksternal.
Backup data sih bisa pakai copy-paste, enggak ada masalah. Tapi, backup e-mail harus pakai cara khusus. Inilah caranya.
1. Buka Microsoft Outlook
2. Klik menu [File], lalu klik [Import and Export...].
3. Pada kotak dialog “Import and Export Wizard”, pilih [Export to a file], lalu klik [Next].
4. Pilih [Personal Folder File (.pst)], lalu klik [Next].
5. Pilih folder yang ingin Anda backup. Jika Anda ingin mem-backup seluruh folder, pilih Personal Folder dan beri tanda centang pada [Include subfolders], lalu klik [Next].
6. Tentukan nama file dan folder tempat hasil backup akan disimpan, lalu klik [Finish].
7. Jika Anda ingin agar file hasil backup Anda aman, beri password pada file tersebut. Jangan lupa untuk memilih option [Compressible Encryption], lalu klik [OK]. (more…)
Tahu bearing atau laher, kan? Yup, itu onderdil yang terbuat dari baja bulat berisi pelor. Beberapa tempat di sepeda motor, memerlukan part tersebut untuk mendukung kinerjanya. “Di antaranya adalah bagian roda, komstir, noken as dan kruk as,” Teguh Sarwono, mekanik bengkel Standar Motor (SM) di Jl. Jagakarsa, Jaksel
Seperti halnya komponen lain, umur pakai juga membatasi kinerja dari bearing. Nah bila memang hal tersebut terjadi, cara deteksinya bagaimana ya? Tak usah khawatir, jawabannya bisa disimak pada ulasan berikut. (more…)
Netbook dengan prosesor Intel Atom adalah hal biasa. Jarang kita bisa menemukan netbook yang prosesornya berasal dari saingan Intel, yakni AMD Ion.
Namun Acer berniat memberikan kejutan dengan menghadirkan Ferrari F200 One, sebuah mesin 11,6” yang menggunakan platform mobile terbaru AMD, yakni Congo. Seperti jajaran Ferrari sebelumnya, netbook ini akan mengusung desain yang eksklusif dengan logo Ferrari tampak jelas di bagian badannya. Chassis netbook ini sepenuhnya dibuat dari serat karbon, dan tentu saja warna casingnya akan merah menyala.
Ferrari F200 One ini mengemaskan prosesor Athlon X2 L310 dual-core 1,2GHz, memori 4GB, grafis ATI Radeon HD3200, harddisk 160GB, dan sebuah port XPG untuk koneksi ke grafis eksternal. Layarnya menyajikan resolusi 1366×768 dengan format 16:9. Untuk koneksi nirkabel dan kabel, tersedia fitur Wi-Fi, Bluetooth, dan WWAN (opsional). Netbook ini disebutkan akan menggunakan sistem operasi Windows 7 Home Premium atau Basic.
Belum diketahui kapan Ferrari F200 One ini akan meluncur ke pasar. Begitu pun informasi harganya. Namun diperkirakan harganya lumayan mahal, sekitar US$ 724.
sumber: kompas.com
Akhirnya AMD merilis juga platform notebook mainstream yang dirancang untuk meningkatkan kinerja aplikasi multimedia dan gaming 3D. Tigris – yang sudah diadopsi oleh 8 OEM (original equipment manufacturer) – mendukung full 1980p HD playback dan menawarkan penambahan usia batere sampai 25% (sekitar 55 menit) dibandingkan platform mobile AMD sebelumnya.
Selain itu, Tigris memungkinkan unduhan nirkabel berlangsung 62% lebih cepat, serta memfasilitasi kenaikan kecepatan sebesar 43% untuk konversi file iPhone. (more…)
Meski terbilang besutan anyar, tapi sudah banyak bengkel yang menyediakan paket bore-up buat Honda BeAT. Peranti yang mesti ditebus juga tak banyak, tergantung kebutuhan. “Pakai piston lebih gede, jadi menu utama buat dongkrak kapasitas ruang bakar agar makin besar,” ucap Sena Ponda, technical advisor Padepokan Matic di Jl. Muh. Yusuf Raya, Depok, Jabar, yang biasa menangani motor bore-up balap.
Piston Set
Guna tingkatkan volume ruang bakar, piston standar pasti ditukar punya besutan lain/aftermarket berdiameter lebih besar (gbr.1). Tujuannya agar bensin yang masuk di ruang bakar lebih banyak, sehingga pembakarannya meningkat. (more…)
Filed under: Automotive | Tags: Aftermarket, Knalpot, Komparasi, Skydrive, Suzuki
Urusan upgrade performa, saat ini model plug and play (PnP) paling digandrungi biker. Sebab selain lebih terjangkau, juga tak butuh banyak penyesuaian terhadap besutan. Metode PnP paling umum pakai knalpot aftermarket.
“Dengan hanya mengganti knalpot tanpa setingan lain, peningkatan tenaga pada motor bisa sampai 0,5 dk,” ujar Kurox, mekanik tim balap Suzuki IRC U Mild AHRS (SIUMA) di Depok. (more…)